Pemenuhan Asupan Gizi Pada Balita dan Pembuatan Nugget Kelor untuk Cegah Stunting di Kelurahan Sayar Kota Serang
https://doi.org/10.37295/jpdw.v5i4.547
Keywords:
Daun Kelor, Nugget, Stunting, Ibu Balita, Asupan Gizi, BalitaAbstract
Stunting merupakan salah satu permasalahan kesehatan yang sangat memengaruhi tumbuh kembang balita di Indonesia. Salah satu strategi inovatif dalam menangani fenomena stunting adalah penguatan asupan gizi balita melalui pemanfaatan daun kelor (Moringa oleifera). Pemanfaatan daun kelor dalam bentuk makanan nugget merupakan inovasi kuliner yang efektif untuk meningkatkan penerimaan balita terhadap asupan gizi. Dalam pengabdian masyarakat di Kelurahan Sayar Kota Serang, yang dilaksanakan pada tanggal 15 November 2024, telah diberikan pendampingan pemenuhan asupan gizi pada balita dan pembuatan makanan nugget kelor untuk pencegahan stunting. Dalam pendampingan ini telah diberikan berbagai pengetahuan dan edukasi tentang teknik pemenuhan asupan gizi balita, sekaligus pembuatan produk makanan nugget berbahan daun kelor. Keberhasilan dari kegiatan ini tampak dari meningkatnya pengetahuan dan pemahaman para ibu rumah tangga tentang pemanfaatan daun kelor untuk produk makanan olahan. Dari hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini diketahui para ibu balita di Kelurahan Sayar Kota Serang, telah mampu memperkuat asupan gizi bagi balita dalam rangka pencegahan stunting. Selain itu pengabdian ini juga telah berhasil membuat para ibu balita memahami pengolahan daun kelor menjadi nugget kelor sebagai inovasi pencegahan stunting dan gizi balita.
Downloads
References
Ahmadi, G., Widiansyah, T. Z., Adhara, L. B., Kustini, K., Achmad, Z. A., & Atasa, D. (2024). Pendampingan Optimalisasi Pemanfaatan Daun Kelor Sebagai Pangan Tambahan di Desa Randuputih. Sejahtera: Jurnal Inspirasi Mengabdi Untuk Negeri, 3(2), 53-59
Amelia, A., Nurviana, N., Wibowo, S. G., Sari, R. P., Muliani, F., & Nabilla, U. (2023). Pelatihan dan Pendampingan Inovasi Produk dari Daun Kelor untuk Mencegah Stunting di Desa Sungai Pauh Pusaka. Jurnal Pengabdian pada Masyarakat, 8(1), 66-75.
Amin, S., Laksana, A. P., Rohman, A., & PW, M. B. (2024). Upaya Penurunan Angka Stunting melalui Pendekatan Holistik di Desa Japan Kecamatan Dawe Kabupaten Kudus. Jurnal Bina Desa, 6(2), 153-160.
Arianto, B., Handayani, B., & Marwati, M. (2024). Pengembangan Bisnis Pondok Pesantren Berbasis Sociopreneur Dalam Mewujudkan Semangat Santripreneur. PRAXIS: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 2(3), 66-77.
Bangun, S. M. B., & Sitepu, W. A. (2023). The Ethnic Group Role with Stunting Incidents In Sekip Village Lubuk Pakam District. Jurnal Keperawatan dan Fisioterapi (JKF), 5(2), 375-380.
Cahyadi, N. C., & Baskoro, H. B. (2020). Pemberdayaan Masyarakat dalam Pembangunan Berkelanjutan melalui Pemanfaatan Daun Kelor (Moringa Oleifera) di Desa Kedung Sumber, Balongpanggang, Gresik. Academics In Action Journal of Community Empowerment, 2(1), 25-31.
Fahey, J. W. (2005). Moringa oleifera: A review of the medical evidence for its nutritional, therapeutic, and prophylactic properties. Part 1. Trees for Life Journal, 1(5), 1-15.
Farthan, J. G., Al Zahra, R., Mauliza, R., Muliahati, S., Yuliana, Y., Munandar, R. A., ... & Fachruddin, F. (2024). Optimalisasi Konsumsi Sayur pada Anak Melalui Produk Nuget Sayur (Pendekatan Inovatif untuk Mengurangi Risiko Stunting). Teknodimas: Teknologi Pengabdian Masyarakat, 2(1), 14-20.
Handayani, B. (2021). The Role of Nasyiatul Aisyiyah and Fatayat NU Cadres in Preventing Stunting Cases in Indonesia. Muhammadiyah International Public Health and Medicine Proceeding, 1(1), 329-338.
Handayani, B., Moedjiherwati, T., Marwati, M., Hamidah, E. D. N., & Arianto, B. (2023). Pelatihan Pembuatan Telur Gabus dan Tahu Matahari Berbasis Daun Kelor bagi Ibu Rumah Tangga. Jurnal Pengabdian Dharma Wacana, 4(3), 199-210.
Hastuti, S., Suryawati, S., & Maflahah, I. (2015). Pengujian sensoris nugget ayam fortifikasi daun kelor. Agrointek: Jurnal Teknologi Industri Pertanian, 9(1), 71-75.
Masyithoh, D. N., & Kuswandi, A. (2023). Implementasi Kebijakan Tentang Percepatan Penurunan Stunting di Posyandu Dahlia 10 Desa Burangkeng Kecamatan Setu Kabupaten Bekasi. VILLAGE: Journal Rural Development and Goverment Studies, 3(1), 13-21.
Moedjiherwati, T., Octavianti, M., Handriati, A., & Handayani, B. (2023). Pemanfaatan daun kelor bagi pencegahan stunting di Desa Surianeun Kabupaten Pandeglang. Seandanan: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat, 3(1), 8-14.
Pane, H. H. W., Joharmi, J., & Hsb, U. H. (2022). Penyuluhan Pemanfaatan Daun Kelor Untuk Makanan Pendamping Asi Untuk Mencegah Stunting Di Desa Sei Renggas Tahun 2022. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara, 3(1), 207-210.
Safina, S. W., Nugraha, A. T., Nuraini, A. N., Taradipa, F. D., Setiadi, I. N. A., Rindika, L., ... & Hadiwijoyo, S. S. (2023). Kasus Stunting sebagai Salah Satu Tantangan Pembangunan Berkelanjutan di Kota Salatiga. Majalah Geografi Indonesia, 37(1), 76-83.
Saras, T. (2022). Manfaat dan Khasiat Daun Kelor untuk Kesehatan. Semarang: Tiram Media.
Sarman, F., Apriyanto, Y., Cantika, N., & Gulo, W. G. N. (2024). Pendampingan Masyarakat dalam Pengolahan Mie dan Teh Daun Kelor. BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(1), 720-724.
Wahyudi, M. A., & Septaryanto, J. (2020). Pelatihan Pemanfaatan Daun Kelor Menjadi Kelor Celup sebagai Minuman Kesehatan Tubuh di Gili Timur, Bangkalan. Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement, 1(1), 37-46.
Winarno, F. G. (2018). Tanaman Kelor (Moringa oleifera): Nilai Gizi, Manfaat, dan Potensi Usaha. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Bekti Handayani, Maria Octavianti, Trijani Moedjiherwati, Ade Handriati, Marwati, Alfa Minatik, Siti Ulpah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
The copyright of any article on Jurnal Pengabdian Dharma Wacana is fully held by the author under the Creative Commons CC BY-SA license.
- The copyright on each article belongs to the author.
- The authors retain all of their rights to the published work, not limited to the rights set out on this page.
- The author acknowledges that the Jurnal Pengabdian Dharma Wacana was the first to publish under a Creative Commons Attribution 4.0 International (CC BY-SA) license.
- Authors may submit articles separately, arrange for non-exclusive distribution of manuscripts that have been published in this journal into other versions (eg sent to the author's institution repository, publication into books, etc.), acknowledging that the manuscript has been published for the first time in Jurnal Pengabdian Dharma Wacana;
- The author warrants that the original article, written by the author mentioned, has not been previously published, does not contain any unlawful statements, does not violate the rights of others, is subject to copyright which is exclusively held by the author.
- If an article is co-prepared by more than one author, each author submitting a manuscript warrants that he or she has been authorized by all co-authors to agree to the copyright and license notice (agreement) on their behalf, and agrees to notify the co-authors of the terms of this policy. The International Journal of Artificial Intelligence Research will not be held liable for anything that may arise due to the authors' internal disputes.
Licence :
The Jurnal Pengabdian Dharma Wacana is published under the terms of the Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY-SA). This license permits anyone to:.
- Sharing — copying and redistributing this material in any form or format;
- Adaptation — compose, modify, and create derivatives of this material for any purpose.
Licence :
- Attribution — You must include an appropriate name, include a link to the license, and certify that changes have been made. You can do this in a manner that is appropriate, but does not imply that the licensor endorses you or your use.
- ShareAlike — If you compose, modify, or make derivatives of this material, you must distribute your contribution under the same license as the original material.