Pemetaan Jalur Evakuasi Bahaya Tanah Longsor di SDN 01 Sukarame Dua Kota Bandar Lampung

https://doi.org/10.37295/jpdw.v7i1.646

Authors

  • Ratna Mustika Sari Teknik Geomatika, Fakultas Teknologi Infrastruktur Kewilayahan Institut Teknologi Sumatera
  • Nirmawana Simamarta Teknik Geomatika, Fakultas Teknologi Infrastruktur Kewilayahan Institut Teknologi Sumatera
  • Muhammad Ario Eko Rahardianto Teknik Geomatika, Fakultas Teknologi Infrastruktur Kewilayahan Institut Teknologi Sumatera
  • Tika Widayanti Teknik Geomatika, Fakultas Teknologi Infrastruktur Kewilayahan, Institut Teknologi Sumatera
  • Faradiva Ahmad Program Studi Teknik Geomatika, Institut Teknologi Sumatera
  • Sena Andhika Samudra Teknologi Rekayasa Konstruksi Jalan dan Jembatan,Jurusan Teknologi Pertanian,Politeknik Negeri Lampung

Keywords

Bahaya Longsor CMA Kota Bandar Lampung Skoring SIG

Abstract

Kota Bandar Lampung memiliki kondisi topografi dan karakteristik geografis yang rentan terhadap bencana, termasuk bencana longsor. Penelitian ini bertujuan memetakan potensi bahaya longsor di Kelurahan Sukarame Dua serta merancang jalur evakuasi dan titik kumpul bagi warga sekolah SDN 01 Sukarame Dua. Penelitian ini menggunakan metode Composite Mapping Analysis (CMA) berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) yang mengintegrasikan beberapa parameter yaitu kelerengan, jenis tanah, curah hujan, dan penggunaan lahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wilayah penelitian terbagi ke dalam tiga kelas potensi bahaya longsor, yaitu sejumlah 17% kelas rendah, 59,6% kelas sedang, dan 23,4% kelas tinggi yang mencakup seluruh area Kelurahan Sukarame Dua. Dalam menentukan jalur evakuasi dan titik kumpul, penelitian ini menggunakan metode Network Analyst untuk mencari rute yang aman dan terdekat. Berdasarkan hasil pemetaan, SDN 01 Sukarame Dua berada pada zona potensi bahaya longsor yang tinggi sehingga memerlukan strategi mitigasi dan kesiapsiagaan yang lebih optimal. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar perencanaan mitigasi bencana bagi sekolah dan masyarakat Kelurahan Sukarame Dua, Kecamatan Teluk Betung Barat, Kota Bandar Lampung.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Agusman, R., Hayana, N. H., & Stiano, D. D. (2023). Pemanfaatan Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk Pemetaan Tingkat Rawan Longsor Menggunakan Metode Skoring dan Overlay di Kabupaten Serang, Banten. Jurnal Sains Geografi, 1(2), 1–10.

BNPB. (2022). Kajian Risiko Bencana Nasional Provinsi Lampung 2022–2026. Badan Nasional Penanggulangan Bencana.

Darmawan, Y., Mashuri, I., Jumansa, M. A., Aslam, F. M., & Azzahra, A. (2023). Analisis Daerah Rawan Banjir dengan Metode Composite Mapping Analysis (CMA) di Kota Padang. Geomatika, 29(2), 1419–1432.

Fadila, R., Ruhiat, A., & Haryadi, H. (2025). Analisis Pengaruh Perubahan Tutupan Lahan Terhadap Ancaman Bencana Longsor Dengan Menggunakan Sistem Informasi Geografis (Studi Kasus: Kabupaten Kebumen). Jurnal Geosains dan Teknologi, 7(1), 36–46.

Julaeha, S., Kendarto, D. R., & Solihin, M. A. (2022). Analisis Tingkat Kerawanan Longsor di Sub Daerah Aliran Sungai Cisangkuy, Citarum Hulu Kabupaten Bandung Menggunakan Metode Skoring. Universitas Padjadjaran.

Nugraha, I. (2023). Pemetaan Jalur Evakuasi Tsunami dengan Metode Network Analysis (Studi Kasus: Kabupaten Lampung Selatan). Institut Teknologi Sumatera.

Priyono. (2014). Hubungan Klasifikasi Longsor, Klasifikasi Tanah Rawan Longsor dan Klasifikasi Tanah Pertanian Rawan Longsor. Jurnal Pertanian, Universitas Slamet Riyadi Surakarta.

Roihan, A., & Mataburu, I. B. (2025). Analisis Kerawanan Longsor Menggunakan Metode Composite Mapping Analysis (CMA) di Kabupaten Tana Toraja. Jurnal Sains Geografi, 3(1).

Downloads

Published

2026-06-09

How to Cite

Sari, R. M., Simamarta, N., Rahardianto, M. A. E., Widayanti, T., Ahmad, F., & Samudra, S. A. (2026). Pemetaan Jalur Evakuasi Bahaya Tanah Longsor di SDN 01 Sukarame Dua Kota Bandar Lampung . Jurnal Pengabdian Dharma Wacana, 7(1), 77–88. https://doi.org/10.37295/jpdw.v7i1.646