Upaya Pencegahan Sikap Intoleran, Perundungan, dan Kekerasan Seksual di Kalangan Remaja
https://doi.org/10.37295/jpdw.v6i2.648
Keywords
depresi intoleransi kekerasan seksual perundunganAbstract
Kekerasan terhadap remaja menjadi masalah yang memerlukan perhatian dan solusi. Kekerasan yang terjadi pada remaja dapat berupa kekerasan seksual, perundungan maupun sikap intoleransi, memiliki dampak psikologis bagi remaja. Kekerasan yang dilakukan secara konsisten dalam jangka waktu yang lama dapat menyebabkan remaja menjadi trauma dan enggan untuk melanjutkan sekolah. Tim pengabdian kepada masyarakat Universitas Lampung berupaya memberikan solusi atas masalah yang dihadapi oleh remaja di Sekolah Menengah Pertama dengan memberikan edukasi dan pembinaan dalam upaya mencegah terjadinya kekerasan seksual, perundungan maupun sikap intoleransi. Kegiatan menggunakan metode ceramah dengan melibatkan peran aktif siswa dalam berdiskusi. Khalayak sasaran pada kegiatan ini adalah siswa SMP Negeri di Bandar Lampung. Kegiatan dilakukan dengan metode ceramah dan diskusi dengan menggunakan participation action research, pendampngan, serta monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah meningkatnya pemahaman tentang bahaya kekerasan seksual, perundungan maupun sikap intoleransi, hal ini dapat dilihat dari adanya peningkatan nilai post-test setelah pemberian materi dilakukan. Kegiatan pengabdian ini juga menemukan masih terdapat siswa mengalami perundungan, kekerasan seksual dan sikap intoleransi. Diperlukan pembinaan bagi siswa yang pernah mengalami tindakan kekerasan seksual, perundungan maupun sikap intoleransi serta penting untuk menanamkan sikap saling memgormati dan menghargai antar siswa.
Downloads
References
Aini, S. Q. (2016). Fenomena Kekerasan di Sekolah (School Bullying) Pada Remaja di Kabupaten Pati. Jurnal Litbang, XII(1), 51–60. https://doi.org/https://doi.org/10.33658/jl.v12i1.52
Amir, S., & Hakim, A. (2018). Pencegahan Sikap Intoleransi Pada Siswa Melalui Penguatan Pendidikan Pancasila (Studi Kasus Sma Paba Binjai). Seminar Nasional Pendidikan Dasar, 52–62. https://repository.bbg.ac.id/handle/680%0A
Hendriyanto. (2022). Yuk ! Kenali Bentuk Kekerasan di Sekolah Beserta Solusinya. https://ditsd.kemendikdasmen.go.id/artikel/detail/yuk-kenali-bentuk-kekerasan-di-sekolah-beserta-solusinya
Husni, L., Firdawati, & Abdiana. (2021). Faktor Penyebab Terjadinya Kekerasan Terhadap Remaja di Kota Padang Tahun 2020. Jurnal Ilmu Kesehatan, 5(1), 127–133. https://doi.org/10.33757/jik.v5i1.386.g166
Kemendikbud. (2024). Kemendikbudristek Optimalkan Peran Orang Tua Dalam Pencegahan Perundungan dan Kekerasan Seksual. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi. https://gurudikdas.dikdasmen.go.id/news/kemendikbudristek-optimalkan-peran-orang-tua-dalam-pencegahan-perundungan-dan-kekerasan-seksual
Pane, I. A. D., & Sekartini, R. (2023). Kekerasan terhadap Remaja serta Faktor-Faktor yang Memengaruhi pada Masa Pandemi COVID-19. Sari Pediatri, 25(1), 46. https://doi.org/10.14238/sp25.1.2023.46-53
Rahayu, Y., Nurlinda, A., & Alwi, M. K. (2022). Analisis Korban Kekerasan Terhadap Remaja dimasa Pandemi COVID-19 di Kota Makassar. Journal of Muslim Community Health, 3(2), 8–23. https://doi.org/https://doi.org/10.52103/jmch.v3i2.754
Rigby, K. (2023). Bullying in Brief: An Introduction. https://www.kenrigby.net/Bullying-in-brief
Soeli, Y. M., Djunaid, R., Rizky, A., & Rahman, D. (2019). Analisis Faktor yang Berhubungan Dengan Kejadian Perilaku Kekerasan Pada Remaja. Jambura Nursing Journal, 1(2), 85–95. https://doi.org/10.37311/jnj.v1i2.2511
Widodo, S. T. M., & Nita, V. (2019). Pencegahan Bullying di Sekolah Dasar melalui Pendidikan Kesehatan Reproduksi. Jurnal Komunikasi Pendidikan, 3(1), 67–75. https://doi.org/https://doi.org/10.32585/jkp.v3i1.256
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Habibullah Jimad, Roslina, Joni Putra, Aripin Ahmad

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
The copyright of any article on Jurnal Pengabdian Dharma Wacana is fully held by the author under the Creative Commons CC BY-SA license.
- The copyright on each article belongs to the author.
- The authors retain all of their rights to the published work, not limited to the rights set out on this page.
- The author acknowledges that the Jurnal Pengabdian Dharma Wacana was the first to publish under a Creative Commons Attribution 4.0 International (CC BY-SA) license.
- Authors may submit articles separately, arrange for non-exclusive distribution of manuscripts that have been published in this journal into other versions (eg sent to the author's institution repository, publication into books, etc.), acknowledging that the manuscript has been published for the first time in Jurnal Pengabdian Dharma Wacana;
- The author warrants that the original article, written by the author mentioned, has not been previously published, does not contain any unlawful statements, does not violate the rights of others, is subject to copyright which is exclusively held by the author.
- If an article is co-prepared by more than one author, each author submitting a manuscript warrants that he or she has been authorized by all co-authors to agree to the copyright and license notice (agreement) on their behalf, and agrees to notify the co-authors of the terms of this policy. The International Journal of Artificial Intelligence Research will not be held liable for anything that may arise due to the authors' internal disputes.
Licence :
The Jurnal Pengabdian Dharma Wacana is published under the terms of the Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY-SA). This license permits anyone to:.
- Sharing — copying and redistributing this material in any form or format;
- Adaptation — compose, modify, and create derivatives of this material for any purpose.
Licence :
- Attribution — You must include an appropriate name, include a link to the license, and certify that changes have been made. You can do this in a manner that is appropriate, but does not imply that the licensor endorses you or your use.
- ShareAlike — If you compose, modify, or make derivatives of this material, you must distribute your contribution under the same license as the original material.





