Peningkatan Kapasitas Pengelola Destinasi Wisata Melalui Strategi Pemasaran Digital Berbasis Potensi Lokal di Kabupaten Tanggamus

https://doi.org/10.37295/jpdw.v6i4.672

Authors

  • Prasetya Nugeraha Program Studi Ilmu Administrasi Bisnis, Universitas Lampung
  • Hartono Program Studi Ilmu Administrasi Bisnis, Universitas Lampung

Keywords

Bisnis Berkelanjutan branding pariwisata Lingkungan yang Berkelanjutan

Abstract

Kabupaten Tanggamus memiliki beragam potensi wisata yang meliputi wisata pantai, air terjun, pegunungan, serta kekayaan budaya lokal yang berpotensi menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi daerah. Namun demikian, pengelolaan dan promosi destinasi wisata masih menghadapi berbagai kendala, terutama dalam pemanfaatan teknologi digital sebagai sarana pemasaran dan penguatan citra destinasi. Keterbatasan kemampuan pengelola wisata dalam mengelola media digital, menyusun konten promosi, serta membangun identitas destinasi menjadi salah satu faktor yang memengaruhi daya saing pariwisata daerah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengelola destinasi wisata melalui pelatihan pemasaran digital dan pengembangan branding destinasi berbasis potensi lokal. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif yang meliputi sosialisasi, pelatihan, praktik langsung, serta diskusi kelompok. Peserta kegiatan terdiri atas pengelola destinasi wisata, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), dan perwakilan masyarakat yang terlibat dalam pengembangan sektor pariwisata di Kabupaten Tanggamus. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai strategi promosi digital, pengelolaan media sosial, dan pengembangan identitas destinasi wisata. Peserta juga memperoleh keterampilan dalam menyusun konten promosi yang menarik, mengidentifikasi keunikan destinasi, serta memanfaatkan platform digital untuk menjangkau pasar wisata yang lebih luas. Selain itu, kegiatan ini mendorong terbentuknya kolaborasi antar pemangku kepentingan serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya pengembangan pariwisata yang berkelanjutan. Peningkatan kapasitas tersebut diharapkan dapat mendukung daya saing destinasi wisata, memperluas promosi pariwisata daerah, serta memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.  

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anderson, C. (2009). Free the future of a radical price. Random House.

Gohary, H. E. (2012). e-marketing- a literature review form a small business persepective. International Journal of Business and Social Science, 214-244.

Hamari, J., Hanner, N., & Koivisto, J. (2017). Service quality explains why people use freemium services but not if they go premium: An empirical study in free-to-play games. International Journal of Information Management, 1449-1459. doi:https://doi.org/10.1016/j.ijinfomgt.2016.09.004

Harahab, N., & Maulidah, A. I. (2019). ANALISIS KEPUASAN DAN LOYALITAS KONSUMEN EKOWISATA CMC KABUPATEN MALANG. Prosiding Seminar Nasional Perikanan dan Kelautan VIII (hal. 189-194). Malang: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Brawijaya. Diambil kembali dari : http://prosiding-semnas.fpik.ub.ac.id/index.php/prosemfpik/article/view/33/31

Hasan, A. (2013). Marketing dan Kasus-kasus pilihan. CAPS.

Hidayat, S. (2016). Strategi Pengembangan Ekowisata di Desa Kinarum Kabupaten Tabalong. Jurnal Huta Tropis , 282-292.

Kotler, P. &. (2009). Dasar-dasar Pemasaran. Jilid I. PT. Indeks.

Kotler, P. (2009). Dasar-dasar Pemasaran. Edisi 12. Erlangga.

Niculescu, M. F., & Wu, D. J. (2014). Economics of Free Under Perpetual Licensing: Implications for the Software Industry. Information System Research, 173-199. Diambil kembali dari https://www.jstor.org/stable/24700111

Niemand, T., Mai, R., & Kraus, S. (2019). The zero‐price effect in freemium business models: The moderating effects of free mentality and price–quality inference. Wiley : psychology Marketing, 1-18.

Osterwalder, A., & Pigneur, Y. (2014). Business Model Generation : A Handbook for Visionaries, Game Changers, and Challengers. New Jersey: Wiley & Son.

Putra, H. B., Pradita, N., & Hayuningtias, K. A. (2017). PREDIKSI NIAT PENGGUNAAN APLIKASI DAN PERMAINAN DARINGFREEMIUM VERSI BERBAYARDENGAN MENGGUNAKAN MODEL TPB. Management Insight, 130-143. doi:https://doi.org/10.33369/insight.15.2.130-143

Robustin, T. P., Sularso, R. A., Suroso, I., & Yulisetiarini, D. (2018). The Contribution of Tourist Attraction, Accessibility and Amenities in Creating Tourist Loyalty in Indonesia. Journal of Business and Economics Review, 92-98. Diambil kembali dari http://repository.itbwigalumajang.ac.id/860/1/04%20the%20contribution.pdf

Triani, A. R., Adriyanto, A. R., & Faedhurrahman, D. (2018). Media Promosi Bisnis Potensi Wisata Daerah Bandung dengan Aplikasi Virtual Reality. Bahasa Rupa, 136-146.

Usmara, U. (2003). Strategi Baru Manajemen Pemsasaran. Amara Books.

Wulandari, A. R., Ihsannudin, & Hayati, M. (2022). Pengaruh Ekowisata Terhadap Peningkatan Pendapatan Masyarakat Lokal Pantai Taman Kili Kili Kabupaten Trenggalek. Jurnal Dinamika Sosial Ekonomi, 1-15.

Downloads

Published

2026-03-09

How to Cite

Nugeraha, P., & Hartono. (2026). Peningkatan Kapasitas Pengelola Destinasi Wisata Melalui Strategi Pemasaran Digital Berbasis Potensi Lokal di Kabupaten Tanggamus . Jurnal Pengabdian Dharma Wacana, 6(4), 530–539. https://doi.org/10.37295/jpdw.v6i4.672