Collaborative Governance melalui Deliberasi Publik untuk Pengembangan Desa Wisata Berkelanjutan Berbasis SDGs: Pendekatan FGD di Desa Sungai Langka

https://doi.org/10.37295/jpdw.v7i1.673

Authors

  • Dian Kagungan Jurusan Administrasi Negara, FISIP, Universitas Lampung
  • Rahayu Sulistyowati Program Studi Ilmu Administrasi Negara, Universitas Lampung
  • Suripto Program Studi Ilmu Administrasi Bisnis, Universitas Lampung
  • Ani Agus Puspawati Program Studi Ilmu Administrasi Negara, Universitas Lampung
  • Diang Aditya Program Studi Ilmu Administrasi Bisnis, Universitas Lampung
  • Yulianto Program Studi Ilmu Administrasi Negara, Universitas Lampung
  • Arief Sugiono Program Studi Ilmu Administrasi Bisnis, Universitas Lampung
  • Jeni Wulandari Program Studi Ilmu Administrasi Bisnis, Universitas Lampung
  • Intan Fitri Meutia Program Studi Ilmu Administrasi Negara, Universitas Lampung

Keywords

Collaborative Governance Deliberasi Publik

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengidentifikasi peran dan kewenangan para pemangku kepentingan dalam pengelolaan desa wisata melalui pendekatan collaborative governance serta merumuskan rekomendasi kebijakan yang mendukung pengembangan desa wisata yang berkelanjutan, akuntabel, dan mampu memperkuat kelembagaan desa. Kegiatan dilaksanakan di Desa Sungai Langka dengan menggunakan metode sosialisasi, sharing session, diskusi kelompok terarah (FGD), dan observasi lapangan. Melalui rangkaian kegiatan tersebut, masyarakat memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai pentingnya deliberasi publik dalam proses perencanaan dan pengelolaan pariwisata desa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa keberhasilan pengembangan desa wisata tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan infrastruktur, tetapi juga oleh kualitas tata kelola, partisipasi masyarakat, serta sinergi antarpemangku kepentingan. Penyampaian materi oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Pesawaran, pemerintah Desa Sungai Langka, dan pengelola destinasi wisata setempat memperkuat pemahaman peserta mengenai pentingnya kolaborasi dalam pengelolaan pariwisata berkelanjutan. Kegiatan ini menghasilkan kesepahaman mengenai pembagian peran dan tanggung jawab antaraktor serta mendorong terbentuknya komitmen bersama dalam pengembangan desa wisata. Sebagai luaran, hasil pengabdian didiseminasikan melalui publikasi pada jurnal nasional pengabdian kepada masyarakat guna memperluas penyebaran praktik baik dan kontribusi akademik dalam pengembangan desa wisata berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ningtyas, D.W., Mutmainah, M., Mudawamah, M., Maulia, F.N. (2025). Implementasi Demokrasi Deliberatif Dalam Formulasi Kebijakan Bantuan Dana Kesehatan Desa Trayu. Jurnal Administrasi Publik Untirta. 16(1). http://dx.doi.org/10.62870/jap.v16i1.33350

Noviyanti., Wibisono, H. K., Gamaputra, G., Utami, D. A., & Amelia, E. T. (2023). Collaborative governance in tourism development to achieve village SDGs. In Proceedings of the International Joint Conference on Arts and Humanities 2023 (IJCAH 2023) (pp. 391–403). Atlantis Press. https://doi.org/10.2991/978-2-38476-152-4_37

Nugroho, R., & Setijaningrum, E. (2023). Indonesia's New Capital: An Analysis Of Transparency, Public Participation, And Deliberative Democracy. Journal of Namibian Studies: History Politics Culture.

Palupi, S., Bahri, A. S., Ayuningsih, S. F., Abdillah, F., & Rahmat, T. A. (2024). Peningkatan Kapasitas Tata Kelola Desa Wisata Berbasis Masyarakat dan Berkelanjutan. Dharma: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(1), 98–113. https://doi.org/10.35309/dharma.v5i1.322

Siok, M.H.U. (2025). Collaborative Governance dalam Pengembangan Desa Wisata Loha untuk Mewujudkan Sustainable Development Goals (SDGs) Desa. Repository IPDN.

Downloads

Published

2026-06-22

How to Cite

Kagungan, D., Sulistyowati, R., Suripto, Puspawati, A. A., Aditya, D., Yulianto, … Meutia, I. F. (2026). Collaborative Governance melalui Deliberasi Publik untuk Pengembangan Desa Wisata Berkelanjutan Berbasis SDGs: Pendekatan FGD di Desa Sungai Langka . Jurnal Pengabdian Dharma Wacana, 7(1). https://doi.org/10.37295/jpdw.v7i1.673