Peran Penyuluhan Kesehatan dalam Pencegahan Penyakit Menular Pascabencana Banjir di Kabupaten Aceh Tamiang

https://doi.org/10.37295/jpdw.v6i3.655

Authors

  • Rasmi Zakiah Oktarlina Program Studi Farmasi, Universitas of Lampung
  • Evi Kurniawaty Program Studi Pendidikan Dokter, Universitas Lampung
  • Syazili Mustofa Program Studi Pendidikan Dokter, Universitas Lampung
  • Terza Aflika Happy Program Studi Pendidikan Dokter, Universitas Lampung
  • Rika Pratiwi Klinik Universitas Lampung
  • Delta Farid Pradata Klinik Universitas Lampung
  • Andriansyah Program Studi Pendidikan Dokter, Universitas Lampung
  • Nixon Steven Pendidikan Profesi Dokter, Universitas Lampung
  • Faridi Pani Pendidikan Profesi Dokter, Universitas Lampung
  • Desvira Ayu Putrianta Program Studi Pendidikan Dokter, Universitas Lampung
  • Aina Wijdan Chairunisa Program Studi Pendidikan Dokter, Universitas Lampung
  • Bilal Achmad Program Studi Pendidikan Dokter, Universitas Lampung
  • Christoforus Prabowo Program Studi Pendidikan Dokter, Universitas Lampung

Keywords

penyuluhan kesehatan penyakit menular pascabencana banjir pengabdian masyarakat

Abstract

Bencana banjir yang melanda Kabupaten Aceh Tamiang pada tahun 2025 menimbulkan berbagai permasalahan kesehatan masyarakat, terutama meningkatnya risiko penyakit menular berbasis lingkungan. Kondisi pascabencana yang ditandai dengan genangan air, sanitasi yang buruk, serta keterbatasan akses air bersih berpotensi meningkatkan kejadian penyakit seperti tetanus, demam berdarah, disentri, leptospirosis, dan infeksi jamur kulit. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai penyakit menular pascabencana banjir melalui penyuluhan kesehatan. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif-partisipatif melalui ceramah interaktif, diskusi, dan media edukasi kesehatan. Kegiatan dilaksanakan di Kecamatan Bendahara dan Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang, dengan melibatkan total 261 peserta masyarakat terdampak banjir. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai jenis penyakit menular, faktor risiko, serta upaya pencegahan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Penyuluhan kesehatan terbukti menjadi strategi promotif-preventif yang efektif dalam mendukung pemulihan kesehatan masyarakat pascabencana banjir.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Antara News. (2025). BNPB: 817 Ribu Jiwa Mengungsi Akibat Banjir Aceh Tamiang. Diakses dari https://www.antaranews.com

BPS Kabupaten Aceh Tamiang. (2025). Statistik Kewilayahan Kabupaten Aceh Tamiang. Badan Pusat Statistik Kabupaten Aceh Tamiang.

BPS Kecamatan Sekerak. (2025). Profil Kecamatan Sekerak. Badan Pusat Statistik Kecamatan Sekerak.

BPS Kecamatan Bendahara. (2025). Profil Kecamatan Bendahara. Badan Pusat Statistik Kecamatan Bendahara.

Detik. (2025, 16 Desember). Darurat Kesehatan di Serambi Makkah. Diakses dari https://news.detik.com

FAnews. (2025, 9 Desember). Korban Banjir Aceh Tamiang Mulai Terserang Penyakit, Krisis Air Bersih Jadi Ancaman Serius. Diakses dari https://fanews.id

Pendidikan Sains FMIPA Unesa. (2025, 7 Desember). Kondisi Aceh Tamiang Pasca-banjir 2025: Situasi Terkini, Ancaman Penyakit, dan Upaya Penanganan. Diakses dari https://pendidikan-sains.fmipa.unesa.ac.id

Reuters. (2025). Floods in Aceh Trigger Health Crisis. Diakses dari https://www.reuters.com

Sari, R., dkk. (2023). Sanitasi dan Penyakit Menular di Posko Pengungsian. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 12(2), 45–56.

Downloads

Published

2025-12-31

How to Cite

Oktarlina, R. Z., Kurniawaty, E., Mustofa, S., Happy, T. A., Pratiwi, R., Pradata, D. F., … Prabowo, C. (2025). Peran Penyuluhan Kesehatan dalam Pencegahan Penyakit Menular Pascabencana Banjir di Kabupaten Aceh Tamiang. Jurnal Pengabdian Dharma Wacana, 6(3), 465–471. https://doi.org/10.37295/jpdw.v6i3.655